Direktur : Marc Abraham
Produksi : Universal Pictures
Pemain : Greg Kinnear, Lauren Graham, Dermot
Mulroney, Alan Alda, Bill
Smitrovich, Tim Kelleher, Jake Abel
Film Flash Of Genius adalah film yang diangkat dari
kisah nyata tentang seorang pria yang bernama Dr. Robert Kearns atau biasa
dipanggil bob, dia memiliki 5 orang anak dan istrinya bernama Phyllis. Film ini
mengisahkan bagaimana Robert Keans yang berprofesi sebagai dosen ini memperjuangkan
keadilan melawan salah satu perusahaan terbesar di dunia yaitu Ford Motor
Company yang memplagiat atau mencuri hasil temuannya yaitu kipas kaca mobil.
Robert Kearns ini mendapat ide temuannya
ketika dia sedang dalam perjalanan pulang setelah dari gereja bersama
keluarganya, saat itu diperjalanan hujan sangat deras. Dan ketika itulah Kearns
mulai berfikir jika kipas kaca mobil itu dimatikannya selama 10detik maka dia
tidak bisa melihat jalan sama sekali karena saat itu kipas kaca mobil masih
berjalan secara manual. Dari situlah Robert Kearns mulai penasaran dan ingin
menciptkan kipas kaca mobil yang cara kerjanya seperti mata manusia ketika
menghapus air mata, karena mata manusia bergerak secara terukur dan konsisten.
Dengan dibantu 2 anak laki-lakinya Robert Kearns berhasil menciptakan kipas
kaca mobil yang cara kerjanya otomatis dan bergerak secara konsisten. Temuan
yang diciptakan oleh Robert Kearns ini memperoleh tanggapan yang sangat baik,
sehingga perusahaan Ford Motor Company sangat tertarik dan berniat untuk
bekerja sama dengannya. Namun setelah Robert Kearns ini membuat satu unit kipas
kaca mobil untuk Ford yang dikirim ke Washington untuk memperoleh persetujuan,
tiba-tiba saja perusahaan Ford memutuskan kerja sama dengannya dan memproduksi
kipas kaca mobil sendiri. 18bulan kemudian perusahaan Ford Motor Company
meluncurkan mobil-mobil terbarunya dan mengaku bahwa kipas kaca mobil otomatis
yang merupakan keunggulan dari mobil terbarunya itu merupakan penemuan dari
perusahaan Ford. Melihat perusahaan Ford Motor Company yang memplagiat hasil
temuannya, Robert Kearns berjuang untuk mendapatkan keadilan bahwa kipas kaca
mobil itu merupakan temuannya bukan milik perusahaan Ford. Namun perjuangannya
untuk mendapatkan keadilan tidak mendapat dukungan dari teman-temannya, untuk
dipermasalahkan dipengadilan pun tidak bisa karena Robert Kearns tidak mampu
untuk membayar pengacara. Dengan keadaan seperti itu Robert Kearns mengalami
depresi yang sangat berat kemudian dia pergi didaerah Marylan dan kemudian
dirawat di Rc. Rocville selama 2 bulan. Setelah sepulangnya dari Marylan,
Robert Kearns masih tetap meneruskan perjuangannya untuk mendapatkan keadilan,
ia meminta bantuan pengacara tn.Lawson yang dibantu oleh Ian Meillor untuk
menggugat perusahaan Ford Motor Company dan perusahaan-perusahaan otomotif
lainnya yang telah menyalahgunakan hak paten penemuan kipas kaca mobilnya.
Setelah mendapatkan bantuan dari pengacara tn.Lawson, perusahaan Ford melalui
Charlie Defao mengajak untuk berdamai dengan memberikan tawaran uang
sebesar 250 ribu dollar. Namun ajakan
damai dengan memberikan sejumalah uang tersebut ditolak dengan tegas oleh
Robert Kearns, karena bukan uang yang dia inginkan melainkan pengakuan dari
Perusahaan Ford bahwa kipas kaca mobil yang digunakan dimobilnya tersebut
merupakah hasil temuan miliknya bukan hasil temuan Perusahaan Ford.
Pendiriannya yang kuat untuk menolak uang 250 ribu dollar itu menjadikan istri
yang sangat dia cintai meninggalkannya dan tn.Lawson tidak mau menjadi
pengacaranya lagi. 4tahun setelah Robert Kearns kehilangan orang-orang yang dia
cintai, dia masih tetap memperjuangkan hak paten penemuannya itu dan masih saja
perusahaan Ford membujuk Kearns untuk menerima ajakan damainya dengan memberikan
sejuta dollar, namun ajakan itu tetap ditolak tegas oleh Kearns. Lalu Robert
Keans meminta bantuan salah satu anak laki-lakinya yaitu Dennis untuk
menemaninya maju ke meja pengadilan untuk menggugat perusahaan Ford tanpa
adanya bantuan dari pengacara. Sepanjang persidangan berlangsung, baik dari
perusahaan Ford dan Robert Kearns saling memaparkan bagimana teknis kipas kaca
mobil yang mereka temukan, perusahaan Ford tetap bersikeras bahwa kipas kaca
mobil yang mereka ciptkan itu merupakan karya para insiyur Ford sebelum bertemu
dengan Keans. Setelah beberapa kali persidangan berlangsung dan
keterangan-keterangan dari para saksi maupun pertanyaan-pertanyaan yang
diajukan Robert Keans kepada perwakilan dari perusahaan Ford membuat posisi
dari perusahaan Ford semakin terpojokan. Melalui Charlie Defao lagi perusahaan
Ford mengajak Keans dan anak-anaknya untuk menerima sejumlah uang yang
ditawarkan untuk berdamai, namun kali ini anak-anak Keans sangat tegas menolak
dan mendukung ayahnya untuk tetap melanjutkan persidangan itu. Di akhir
persidangan hasil keputusan para juri memutuskan bahwa perusahaan Ford Motor
Company melanggar hak paten yang dimiliki oleh Robert Keans dan memberikan uang
sebesar 10juta 100ribu dollar kepada penuntut. Akhirnya Robert Keans dengan
pendiriannya yang kuat untuk memperjuangkan keadilan selama bertahun tahun
melawan perusahaan raksasa Ford Motor Company
berhasil mendapatkan pengakuaan hak paten hasil temuannya kipas kaca
mobil tersebut.